SUARATEMPO.COM | Surabaya – Senin (01/12/2025) Polisi Polrestabes Surabaya menggelar pers rilis terkait insiden berdarah hingga menewaskan 1 orang M. Reza (24) di diskotik Ibiza Surabaya pada Kamis (27/11/2024) lalu.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfie Sulistiawan menyampaikan bahwa tewasnya Reza bukan karena jatuh, melainkan akibat pukulan benda tumpul seperti botol kaca yang disengaja. Polrestabes Surabaya juga telah menetapkan 1 tersangka AP (30) yang diketahui merupakan teman korban sendiri.
“Tersangka AP memukul korban menggunakan pecahan botol kaca dibagian kepala korban sebanyak 3 kali. Akibat hantaman keras tersebut korban mengalami pendarahan dan rubuh,” ujarnya Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfie Sulistiawan dalam pers rilis Senin (01/12/2025).
Setelah korban Reza rubuh dan sudah berlumuran darah. Pihak scurity Ibiza membawa Reza melalui lift dan dibiarkan diarea luar bawah gedung sehingga korban tewas dilokasi.
Keterangan berbeda dari manejemen Ibiza
Wahyu Humas Ibiza, dalam keterangannya meyebut video CCTV menunjukkan suasana awal hanya candaan dan berubah kesalahpahaman. Ia menegaskan bahwa korban terjatuh dari atas sehingga kepalanya terbentur sofa dan tidak ada aksi brutal.
Namun pertanyaan itu langsung dipatahkan dan Polisi menegaskan insiden tersebut jelas penganiayaan bukan kecelakaan kecil.
Manajemen Ibiza dinilai menutup-nutupi insiden berdarah dan diduga Ibiza memberikan keterangan palsu pada publik demi kepentingan diskotiknya sendiri.
Sementara, penyidik Polrestabes Surabaya masih memeriksa sejumlah saksi dari pihak klub dan termasuk petugas keamanan yang membawa korban keluar area hiburan malam.
(Redaksi)