Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI Kunjungi SMKS Harapan Bangsa, Sosialisasikan Sejak Dini Bahaya Karhutla

Tanah Laut – Upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan. Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI mengunjungi SMKS Harapan Bangsa, Desa Maluka Baulin, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (09/09/2026), untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para siswa terkait bahaya serta dampak yang ditimbulkan akibat Karhutla.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan Karhutla melalui edukasi sejak dini, khususnya kepada kalangan pelajar yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam penyuluhannya, Tim Mabes TNI yang terdiri dari Kolonel Kav Heru Baharudin, S.Sos., M.I.P dan Mayor Inf Yasin memberikan pemahaman mengenai berbagai faktor yang dapat memicu terjadinya Karhutla, termasuk kebiasaan membakar lahan secara sembarangan. Para siswa juga diberikan pengetahuan mengenai dampak Karhutla terhadap lingkungan, kesehatan, aktivitas masyarakat, hingga kualitas udara.

Tim penyuluh mengajak para pelajar untuk tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan serta turut berperan aktif mengingatkan keluarga dan masyarakat di lingkungan sekitar agar bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla.

“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat. Karena itu, edukasi sejak dini kepada generasi muda sangat penting,” ujar Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI.

Antusiasme terlihat dari para siswa yang mengikuti kegiatan dengan serius. Sosialisasi juga diisi dengan sesi interaktif, sehingga para peserta dapat menyampaikan pertanyaan maupun pengalaman terkait kondisi Karhutla yang terjadi di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran dan kepedulian para pelajar terhadap kelestarian lingkungan. Generasi muda diharapkan mampu menjadi pelopor dalam mencegah Karhutla serta menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga dan masyarakat. (Pendim 1009/Tla)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *