Progres Pembangunan Jembatan Sajen di Mojokerto Capai 85 Persen, Diharapkan Perlancar Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi Warga

Progres Pembangunan Jembatan Sajen di Mojokerto Capai 85 Persen, Diharapkan Perlancar Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi Warga

SUARATEMPO.COM MOJOKERTO — Pembangunan pelebaran Jembatan Sajen di ruas Jalan Pacing–Pacet, Kabupaten Mojokerto, terus berjalan. Hingga saat ini, progres pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV Karya Prima Nusantara tersebut dilaporkan telah mencapai 85 persen. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur jalan kabupaten guna menunjang kelancaran mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi dan sosial.

Pekerjaan tersebut merupakan program Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2026, melalui kegiatan Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota dengan subkegiatan Pelebaran Jembatan.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data pekerjaan, proyek ini memiliki nilai anggaran sebesar Rp2.756.835.000, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2026.

Pelebaran Jembatan Sajen direncanakan dengan volume pekerjaan berukuran 9,50 meter x 12,00 meter. Pelaksanaan proyek dijadwalkan berlangsung selama 180 hari kalender, terhitung mulai 4 Juni 2026 hingga 30 November 2026.

Dengan capaian progres sebesar 85 persen, pekerjaan tersebut telah memasuki tahap lanjutan menuju penyelesaian sesuai jadwal yang ditetapkan. Penyelesaian proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus kendaraan pada ruas Jalan Pacing–Pacet, sekaligus mendukung konektivitas antarwilayah di Kabupaten Mojokerto.

Keberadaan jembatan yang memadai memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan sehari-hari masyarakat, mulai dari perjalanan menuju tempat kerja, distribusi hasil usaha, hingga akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya.

Selain mendukung mobilitas, pelebaran jembatan ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat melalui peningkatan konektivitas dan kelancaran aktivitas perekonomian di kawasan sekitarnya.

Pelaksanaan pekerjaan oleh CV Karya Prima Nusantara diharapkan tetap mengacu pada spesifikasi teknis, ketentuan keselamatan kerja, serta standar mutu konstruksi yang telah ditetapkan. Dengan demikian, hasil pembangunan dapat memberikan manfaat optimal dan mendukung keberlanjutan infrastruktur jalan di Kabupaten Mojokerto.

Masyarakat pun diharapkan dapat merasakan manfaat pembangunan tersebut setelah pekerjaan selesai dan jembatan siap dimanfaatkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan progres yang dilaporkan mencapai 85 persen, pelebaran Jembatan Sajen menjadi salah satu pekerjaan infrastruktur yang ditargetkan tuntas pada akhir November 2026, guna mendukung kelancaran mobilitas serta hubungan ekonomi dan sosial masyarakat Kabupaten Mojokerto.(Diyah)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *