SUARATEMPO.COM | Surabaya – Terbongkarnya beberapa aksi korupsi yang dilakukan oleh para pejabat yang ada di negeri ini, membuat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) MADAS (Madura Asli) Serumpun Jawa Timur (Jatim) merasa miris.
Bukannya melaksanakan amanah untuk mensejahterakan atau memperjuangkan nasib masyarakat, para oknum pejabat malah sibuk memperkaya dan mengeyangkan perutnya sendiri.
Maka dari itu, DPD Madas Serumpun Jawa Timur bersama sejumlah elemen masyarakat menyampaikan pernyataan sikap terkait penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim) pada hari Selasa (21 Juli 2026) siang.
Dalam aksi tersebut, massa mengambil tajuk “Hukum Dikebiri, Koruptor Diberi Diskon, Rakyat Miskin Dicekik Sampai Mati”. Madas Serumpun menilai bahwa kepercayaan masyarakat terhadap supremasi hukum tengah menghadapi tantangan serius.
Organisasi tersebut menegaskan pentingnya penegakan hukum yang adil, transparan, dan bebas dari konflik kepentingan.
Adapun tuntutan yang disampaikan oleh Madas Serumpun Jatim di depan Kejati Jatim diantaranya :
1. Memproses hukum secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Meminta penanganan perkara dilakukan secara independen guna menjaga objektivitas.
3. Menindak seluruh pelaku korupsi tanpa pandang bulu serta mengoptimalkan pengembalian aset negara untuk kepentingan masyarakat.
Ketua DPD Madas Serumpun Jatim, R. Zainal Fatah menyatakan bahwa, gerakan ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat sipil terhadap tegaknya supremasi hukum di Indonesia.
“Negara hukum harus menjamin bahwa setiap warga negara memperoleh perlakuan yang sama di hadapan hukum. Tidak boleh ada kesan bahwa tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas,” tegasnya.
Madas juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, buruh, petani, nelayan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan hingga pemuda untuk bersama-sama mengawal proses penegakan hukum agar berjalan secara adil dan transparan.
“Supremasi hukum harus menjadi pondasi negara. Penegakan hukum yang adil akan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara,” ujarnya.
“Kami dari Madas Serumpun Jatim akan selalu mendukung aparatur negara yang jujur dan menindak tegas para pelaku kejahatan, terutama koruptor yang telah menyengsarakan masyarakat. Aparat negara harus menunjukkan keseriusannya dalam menegakkan hukum kepada seluruh masyarakat Indonesia. Karena pertanggungjawaban mereka adalah kepada seluruh masyarakat Infonesia,” pungkasnya.
(Brd/Red)






