Bekali Warga Desa Karang Rejo, Satgas TMMD Gandeng BPBD Berikan Penyuluhan Gulben

TANAH LAUT – Tidak hanya berfokus pada pembangunan sasaran fisik, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1009/Tanah Laut juga terus memperkuat pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat melalui kegiatan nonfisik. Senin, 02/11/2026), Satgas TMMD menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut untuk memberikan penyuluhan penanggulangan bencana (Gulben) kepada masyarakat Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut.

 

Kegiatan penyuluhan ini menjadi bagian penting dalam membekali masyarakat dengan pengetahuan mengenai potensi ancaman bencana, langkah-langkah mitigasi, serta tindakan yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.

 

Dalam penyampaian materi, BPK. Parimin memberikan pemahaman tentang pentingnya mengenali kondisi lingkungan sekitar, memahami risiko bencana, serta membangun kesadaran untuk tidak mengabaikan tanda-tanda awal terjadinya bencana. Kesiapsiagaan dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam meminimalisir risiko maupun dampak yang ditimbulkan.

 

Terlebih, kondisi wilayah yang memiliki potensi berbagai ancaman bencana menuntut masyarakat untuk selalu waspada dan memiliki kemampuan dasar dalam melakukan tindakan penyelamatan diri maupun membantu sesama ketika keadaan darurat terjadi.

 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat tidak hanya mengetahui potensi bencana di lingkungannya, tetapi juga memahami bagaimana harus bertindak ketika bencana terjadi. Pengetahuan dan kesiapsiagaan sejak dini sangat penting untuk melindungi diri, keluarga, maupun lingkungan sekitar,” ungkap Pak Parimin.

 

Ia juga berharap materi yang disampaikan oleh BPBD dapat dipahami dan diterapkan oleh masyarakat, sehingga terbentuk kesadaran bersama untuk selalu mengutamakan kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

 

Melalui kolaborasi ini, TMMD ke-130 kembali membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur yang semakin baik, tetapi juga melalui peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *