SUARATEMPO.COM, Surabaya Polda Jatim – Kali ini Polisi Polrestabes Surabaya kembali menunjukkan prestasi luar biasa dalam menangani peredaran dan pemberantasan barang haram narkoba.
Dalam konferensi persnya pada Selasa siang (9/9/25) di Mapolrestabes Surabaya memamerkan barang bukti sitaannya yaitu narkoba mencapai 84,758,02 gram sabu dan 40,328 butir ekstasi.
Hasil Operasi Tumpas Semeru tahun 2025 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya telah berhasil mengungkap peredaran Narkoba dan penyalahgunaan narkoba lintas pulau.
Barang haram narkoba tersebut diperkirakan senilai mencapai Rp.127,160 milliar dengan potensi sudah menyelamatkan 881 ribu jiwa dari bahayanya narkoba
Kapolrestabes Surabaya Kombes pol Dr. Luthfie Sulistiawan S.I.K M.H M.SI menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan dari hasil pengembangan dari kasus sebelumnya tahun 2024 dan selama berbulan-bulan Polisi membuntuti pergerakan jaringan narkoba yang beroperasi dari Kota Surabaya, Bandung, Semarang hingga Pontianak.
Dalam konferensi pers yang digelar ini, Kapolrestabes Surabaya menegaskan dan mengatakan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja keras dan keseriusan jajaran Kepolisian Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.
“Pengungkapan ini tidak hanya menyelamatkan ratusan jiwa, tetapi juga keseriusan anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya untuk memutuskan jaringan narkoba lintas pulau dan jika peredaran narkoba ini lolos ratusan jiwa generasi muda bangsa bisa merusak akibat barang haram ini,” terang Luthfie pada wartawan.
Dalam acara pengungkapan ini juga melaksanakan pemusnahan bersama barang bukti narkotika yang disaksikan oleh jajaran pejabat terkait diantara lainnya.
Perwakilan Kapolda Jatim
Kepala BNN Surabaya
Ketua Pengadilan Negeri Surabaya
Perwakilan Kejaksaan Negeri Surabaya dan Tanjung Perak.
Kapolrestabes Surabaya menambahkan akan menindak tegas bahwa pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap jaringan narkoba, baik itu lokal atau internasional.
“Kami dan seluruh jajaran tak akan berhenti sampai disini, peredaran narkoba akan kami terus kerja hingga ke akar-akarnya. Kami berharap masyarakat bisa berperan aktif dalam melawan narkoba demi menjaga masa depan generasi bangsa,” pungkasnya.