Petugas Gabungan Datangi Pasar Buah Tanjungsari, Pedagang Pertanyakan Tujuannya
SUARATEMPO.COM SURABAYA – Kedatangan sejumlah petugas gabungan ke kawasan Pasar Buah Tanjungsari, Surabaya, pada Sabtu (19/9/2026) malam, menimbulkan tanda tanya di kalangan pedagang.
Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 20.38 WIB. Seorang pria yang belum dikenal pedagang terlihat mengambil sejumlah foto di sekitar kawasan pasar. Pihak pedagang dan keamanan kemudian menghampiri serta menanyakan maksud kedatangannya.
Menurut keterangan yang disampaikan pedagang, pria tersebut tidak memberikan penjelasan secara terbuka mengenai identitas maupun kepentingannya. Setelah diminta membuka masker, pria itu disebut meninggalkan lokasi.
Tidak berselang lama, petugas gabungan datang ke kawasan pasar dan kembali melakukan pengambilan foto. Pedagang mengaku telah menanyakan tujuan kegiatan tersebut, namun belum memperoleh penjelasan yang dianggap jelas.
Petugas kemudian meninggalkan kawasan pasar.
Situasi itu memunculkan kekhawatiran di kalangan pedagang mengenai kemungkinan adanya rencana penertiban atau kebijakan tertentu yang berkaitan dengan aktivitas perdagangan di kawasan tersebut. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi yang memastikan tujuan kedatangan maupun kegiatan dokumentasi tersebut.
Pasar Jadi Tumpuan Ekonomi Pedagang
Bagi pedagang, keberadaan pasar tidak hanya berkaitan dengan aktivitas jual beli. Setiap lapak menjadi sumber penghasilan bagi keluarga yang menggantungkan kehidupan dari perdagangan sehari-hari.
Karena itu, pedagang berharap setiap kebijakan pemerintah yang menyangkut keberadaan mereka terlebih dahulu disampaikan secara terbuka dan dibahas melalui dialog.
“Pasar adalah jantung ekonomi negara. Rakyat butuh makan, rakyat butuh pekerjaan. Jangan bunuh kami atas nama Perwali,” ujar salah seorang pedagang menyampaikan keresahannya.
Sejumlah pedagang juga mempertanyakan apakah kedatangan petugas tersebut berkaitan dengan kepentingan tertentu. Pertanyaan mengenai dugaan adanya tekanan dari pihak tertentu turut muncul di tengah kekhawatiran pedagang.
“Apakah ini pesanan oligarki?” demikian pertanyaan yang disampaikan dari kalangan pedagang.
Meski demikian, dugaan tersebut masih sebatas pertanyaan atau kekhawatiran pedagang dan belum disertai keterangan maupun bukti yang dapat memastikan adanya kepentingan pihak tertentu.
Pedagang berharap Pemerintah Kota Surabaya memberikan penjelasan mengenai kegiatan yang berlangsung di kawasan Pasar Buah Tanjungsari. Mereka juga meminta agar setiap kebijakan yang berpotensi memengaruhi mata pencaharian pedagang dilakukan dengan mengedepankan komunikasi dan solusi.
“Jangan cekik rakyat kecil dengan tangan besimu. Jangan sampai hukum pemerintah tajam ke bawah, tetapi tumpul ke atas,” demikian aspirasi yang disampaikan pedagang.
Bagi mereka, persoalan pasar bukan sekadar mengenai lokasi berjualan. Keberlangsungan aktivitas perdagangan berkaitan langsung dengan nafkah keluarga dan masa depan anak-anak para pedagang.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Surabaya maupun pihak terkait mengenai tujuan kedatangan petugas gabungan dan pengambilan foto di kawasan Pasar Buah Tanjungsari pada Sabtu malam tersebut.
Penulis:Minal






